Pun demikian, hampir tidak ada informasi yang didapat selain bahwa hewan amfibi ini tidak memiliki paru-paru dan kaki serta panjang 1 meter. Mereka menyimpulkan sementara bahwa hewan ini punya kaitan erat dengan salamander dan katak, namun dari segi penampilan lebih mirip ular.
Selain itu peneliti juga belum menentukan genus ular tersebut. Dengan kata lain, hal ini mengkonfirmasi bajwa hewan ini merupakan spesies langka. Hewan ini tak memiliki mata yang terlihat seperti ular, diperkirakan, hewan ini buta. Ia hidup di area berair yang hangat dan mengalir deras dan bernapas menggunakan kulit.
Atretochoana eiselti, jenis ular ini diklaim buta dan memiliki bentuk seperti kemaluan pria.
Sebelumnya laporan mengenai ditemukannya hewan ini pernah ada di tahun 1968, namun hanya bersifat sporadis tanpa penelitian lebih lanjut.
Ditemukan pada November silam di sebuah dam di sungai sungai Madeira di Rondinia, Amazon, Brasil.
Sumber : www.memobee.com




0 komentar:
Posting Komentar